Hang Nadim menasehati
Raja
Bawang Merah Kurang
Berbudibahasa
Nusantara bersatu
menginspirasi dunia
Menulis peradaban
dengan tinta karya
Setiap sejarah mengabadi karena
warisan karya tulisnya. Generasi muda
Nusantara yang terpisah-pisah oleh batas teritory politis kehilangan
semangat persaudaraan yang memotori mereka untuk membangun
satu cita-cita dan melangkah berkarya bersama.
Dunia islam menyaksikan bahwa muslimin Nusantara memiliki potensi besar
untuk mengembalikan umat kepada kejayaannya, salah satunya dengan cara
revitalisasi budaya menulis di tubuh umat. Hal ini didukung oleh kapabilitas
intelektual pemuda muslim Nusantara yang tersebar di berbagai universitas salah
satunya adalah IIUM. Dimana kampus
tersebut telah mencatat ikrar dan tekad
bersatunya para pemuda muslim Nusantara yang berkumpul pada moment SerumpuN-1 untuk melahirkan karya tulis
berkualitas dan mengukir sejarah Islam dan Nusantara dengan tinta emas.
Dengan berbekal keyakinan bahwa
tulisan juga merupakan sebuah sarana untuk membangun peradaban, maka acara
seminar penulisan negara serumpun ini pun diadakan kembali. Jika pada
kesempatan yang lalu hanya ada Indonesia dan Malaysia, maka kali ini ia
menggandeng pula Singapura. Beberapa putra-putri nusantara pilihan akan hadir untuk
berbagi cerita, rasa, dan khazanah karya. Duta dari Indonesia yang akan hadir kali
ini adalah Salim A.Fillah, seorang penulis muda berbakat yang memiliki
karya luar biasa. Sementara itu, Ummu Hani Abu Hassan dan Zabrina Abu Bakar
akan tampil mewakili Malaysia. Keduanya adalah orang-orang yang cukup aktif dan
produktif dalam dunia kepenulisan di negeri jiran. Bersama mereka pula, akan hadir
Suratman Markasan, seorang senior dalam bidang kesusasteraan di Negara
Singapura.
Dengan
mengusung tema “Selangkah Kata, Serumpun Karya”, SerumpuN kali ini mencoba
mengajak sahabat nusantara untuk turut berkarya dalam ‘Sayembara bercerita’. Berharap
agar kelak lahir penulis yang komunikatif, aktif dan kreatif yang selalu
bersemangat menyemai kebajikan. Yang selalu kaya dengan karya sehat dan bermafaat.
Yang kelak akan mengubah dunia menjadi lebih baik.
Salam SerumpuN J



12:11
SerumpuN

0 comments:
Post a Comment